Kenali Teh Kombucha, Minuman Sehat Yang Saat Ini Populer

Kenali Teh Kombucha, Minuman Sehat Yang Saat Ini Populer
Kenali Teh Kombucha, Minuman Sehat Yang Saat Ini Populer

Teh adalah salah satu minuman yang cukup populer di Asia. Bukan hanya sebagai pereda haus, teh bahkan sudah menjadi tradisi yang masih dipertahankan.

Berbicara tentang teh, ada satu yang saat ini sedang ramai dibicarakan di kalangan aktivis gaya hidup sehat. Ini disebut teh kombucha.

Teh fermentasi jenis ini dari Tiongkok dikatakan bisa menyembuhkan berbagai jenis penyakit, lho. Apakah itu benar?

Kombucha adalah jamur teh yang diperkirakan berasal dari Cina dan mulai populer di abad ke-20. Nama Kombucha sendiri berasal dari kata ‘Kombu’ yang berarti dokter Korea dan ‘Cha’ yang berarti teh.

Kenali Teh Kombucha, Minuman Sehat Yang Saat Ini Populer
Kenali Teh Kombucha, Minuman Sehat Yang Saat Ini Populer

Teh Kombucha adalah larutan teh fermentasi dengan gula yang kemudian ditambahkan ke starter mikroba; yaitu bakteri Acetobacter xylinum dan beberapa ragi, Saccharomyces cerevisiae, Zygosaccharomyces bailii, dan Candida sp.

Banyak orang menyebut teh jamur teh ini. Wajar, karena prosesnya dibiarkan “jamur” selama 8-12 hari pada suhu 18 hingga dua derajat Celcius. Sebagai hasil dari proses fermentasi, teh kombucha mengandung berbagai zat seperti asam asetat, folat, asam amino esensial, vitamin B, vitamin C, dan alkohol.

Manfaat Teh Kombucha

Teh kombucha banyak dikonsumsi karena dipercaya dapat menyembuhkan beberapa penyakit, seperti sembelit, gangguan pencernaan hingga keluhan nyeri saat menstruasi. Bahkan menurut situs Healthine, teh kombucha mengandung probiotik atau sejenis bakteri baik untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menjaga kesehatan, pencernaan, peradangan dan penurunan berat badan. Teh kombucha juga dipercaya dapat mengurangi risiko penyakit jantung, detoksifikasi tubuh, dan mencegah kanker.

“Teh Kombucha mengandung antioksidan dan zat antiinflamasi dari kelompok polifenol dan asam glukuronat. Teh ini juga mengandung beberapa vitamin (B dan C) dan mineral,” jelas Ahmad Syafiq, Ketua Pusat Studi Gizi dan Kesehatan Universitas Indonesia.

Mitos tentang Teh Kombucha

Meski diyakini bisa menyembuhkan beberapa penyakit. Ada juga mitos bahwa teh kombucha dapat menyebabkan beberapa efek samping yang tidak baik untuk tubuh seperti sakit perut, infeksi, dan alergi. Namun, apakah itu benar?

“Itu tidak benar, asalkan tidak dikonsumsi secara berlebihan atau sekitar 12 ons atau 340 gram per hari secara teratur.”

Sampai sekarang, penelitian tentang kombucha secara khusus belum ada. Karena alasan ini, walaupun teh ini dianggap memiliki manfaat baik bagi tubuh, kebersihan dan kualitas teh harus dijaga agar tidak menimbulkan beberapa efek negatif. Tidak hanya memperhatikan kebersihan dan kualitas teh, menurut Syafiq, teh ini juga harus dikonsumsi dengan saran yang tepat.

“Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) di Amerika Serikat merekomendasikan untuk mengonsumsi tidak lebih dari empat ons per hari atau sekitar 114 gram, dan tidak direkomendasikan untuk dikonsumsi oleh wanita hamil”.

Be the first to comment

Leave a Reply