5 Cara Minum Teh yang Tepat Agar Khasiatnya Tidak Hilang

5 Cara Minum Teh yang Tepat Agar Khasiatnya Tidak Hilang
5 Cara Minum Teh yang Tepat Agar Khasiatnya Tidak Hilang

Teh hijau sering dikonsumsi sebagai salah satu minuman yang efektif untuk menjaga kesehatan dan stamina. Minuman hijau cerah yang pertama kali dipopulerkan di Jepang ini mengandung antioksidan dan vitamin, yang diyakini membantu fungsi jantung bekerja lebih optimal.

Selain itu, antioksidan juga bisa menumpahkan lemak membandel di tubuh, dan menjaga elastisitas kulit tetap sehat dan bebas dari kerutan. Tak heran jika beragam teh dan produk kecantikan yang terbuat dari teh hijau selalu diminati oleh konsumen.

5 Cara Minum Teh yang Tepat Agar Khasiatnya Tidak Hilang
5 Cara Minum Teh yang Tepat Agar Khasiatnya Tidak Hilang

Meski dikenal sebagai minuman super sehat, ternyata ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat mengonsumsi minuman rasa pahit ini agar tidak berdampak negatif bagi kesehatan. Ini karena antioksidan dalam level yang terlalu banyak akan menyebabkan beberapa masalah dalam tubuh, karena mereka mengikat nutrisi dari makanan lain.

Ingin mengkonsumsi teh hijau yang lebih sehat? Berikut adalah hal-hal yang harus diperhatikan ketika meminum teh agar khasiatnya tetap terserap oleh tubuh dengan baik.

1. Maksimal tiga cangkir per hari

Teh hijau memang memiliki bahan yang sangat bermanfaat bagi kesehatan. Namun, bukan berarti konsumsi teh hijau dalam jumlah berlebihan akan membuat tubuh lebih bugar. Padahal, terlalu banyak mengonsumsi teh hijau justru akan berdampak buruk bagi kesehatan, lho.

Kandungan antioksidan yang tinggi seperti tanin dan flavonoid ketika terlalu banyak masuk ke dalam tubuh akan mengakibatkan gangguan fungsi hati. Sebaiknya Anda mengonsumsi maksimal dua hingga tiga gelas per hari, sehingga manfaat teh hijau masih bisa diserap dengan baik oleh tubuh.

2. Jangan minum teh hijau saat perut kosong

Banyak orang sering mengonsumsi teh hijau di pagi hari, karena dianggap mampu meluruhkan lemak lebih optimal. Meski manfaatnya didapat, minum teh hijau sebelum makan di pagi hari bisa membawa masalah serius, terutama di perut.

Minum teh hijau saat perut kosong akan menyebabkan asam lambung meningkat, membuat perut tidak nyaman. Jika tidak segera dihentikan, kebiasaan minum teh sebelum makan bahkan bisa menyebabkan radang lambung atau sering disebut maag.

3. Jangan Membuat Kantong Teh Hijau Dua Kali

Untuk menghemat pasokan teh hijau, terkadang kita sering menyeduh kembali kantong teh hijau yang sudah digunakan. Lebih disukai, mulai sekarang kurangi kebiasaan ini agar manfaat teh hijau tidak terbuang.

Kandungan kafein dalam kantong bekas yang telah lama ditinggalkan lebih tinggi daripada kantong teh baru. Selain itu, kantong teh basah juga rentan terhadap bakteri berbahaya seperti e. Coli. Hal ini dapat menyebabkan terganggunya proses pencernaan dan pengenceran feses yang menyebabkan diare.

4. Hindari minum teh hijau sesaat setelah makan

Orang-orang, terutama mereka yang sedang menjalani program penurunan berat badan sering mengkonsumsi teh hijau tak lama setelah makan, karena dianggap mampu melepaskan lemak dengan cepat. Yang terbaik adalah memberi jeda sekitar 30 hingga 45 menit setelah makan.

Kandungan antioksidan dalam teh hijau akan mengikat zat besi dan protein dari makanan, sehingga tidak dapat diserap oleh tubuh. Akibatnya, kita akan kekurangan zat besi dan protein yang berguna untuk membantu proses pembentukan sel, meningkatkan daya tahan, meningkatkan energi, dan menghasilkan sel darah merah.

5. Perbanyak asupan air setelah minum teh hijau

Minuman yang mengandung kafein seperti teh memiliki sifat diuretik yang dapat menyebabkan buang air kecil berkali-kali dalam jumlah besar. Ini karena kafein dalam teh hijau menyebabkan kandung kemih menjadi lebih sensitif, sehingga produksi urin tidak terkontrol.

Untuk mengatasinya, perbanyak minum air putih setelah mengonsumsi teh hijau untuk mengurangi efek diuretik. Selain itu air juga dapat membantu tubuh lebih terhidrasi, sehingga risiko kekurangan cairan dapat dihindari.

Be the first to comment

Leave a Reply